Iklan 3360 x 280
iklan tautan
Perempuan hamil secara rajin mengontrol kehamilannya secara teratur untuk menghilangkan preeklamsia.
Minimal kontrol massa dilakukan dalam waktu 4 kali selama 9 bulan mengandung.
Pada saat kontrol kehamilan, ibu hamil akan dicek tekanan darahnya, sehingga bila terjadi peningkatan tekanan darah, dokter akan memberikan latihan yang tepat.
Pengontrolan sangat penting karena preeklampsia menjadi salah satu penyebab kematian perempuan hamil di dunia.
Mengurangi konsumsi garam, makanan lemak, dan istirahat cukup akan sangat membantu penderita yang telah terkena preeklampsia.
Dokter pun akan memberikan obat yang aman untuk janin dalam kandungan.
Untuk obat preeklampsia ringan di rumah adalah dengan istirahat, diet rendah garam, dan minum obat antihipertensi untuk turun tekanan darah.
Sedangkan untuk operasi preeklampsia berat harus:
1. Rawat inap di rumah sakit
2. Pemeriksaan laboratorium
3. Pemberian obat magnesium sulfat untuk menghilangkan kejang kambuhan dan mempertahankan aliran darah ke rahim dan aliran darah ke janin
4. Pemberian obat antihipertensi untuk mengendalikan tekanan darah
Minimal kontrol massa dilakukan dalam waktu 4 kali selama 9 bulan mengandung.
Pada saat kontrol kehamilan, ibu hamil akan dicek tekanan darahnya, sehingga bila terjadi peningkatan tekanan darah, dokter akan memberikan latihan yang tepat.
Pengontrolan sangat penting karena preeklampsia menjadi salah satu penyebab kematian perempuan hamil di dunia.
Mengurangi konsumsi garam, makanan lemak, dan istirahat cukup akan sangat membantu penderita yang telah terkena preeklampsia.
Dokter pun akan memberikan obat yang aman untuk janin dalam kandungan.
Untuk obat preeklampsia ringan di rumah adalah dengan istirahat, diet rendah garam, dan minum obat antihipertensi untuk turun tekanan darah.
Sedangkan untuk operasi preeklampsia berat harus:
1. Rawat inap di rumah sakit
2. Pemeriksaan laboratorium
3. Pemberian obat magnesium sulfat untuk menghilangkan kejang kambuhan dan mempertahankan aliran darah ke rahim dan aliran darah ke janin
4. Pemberian obat antihipertensi untuk mengendalikan tekanan darah
